Ditulis oleh amaduq01 di/pada Maret 12, 2008
Bulan bintang di atas cakrawala
Muda belia mencari ikan
Teladan hilang dari para ulama
Cinta dunia takut kematian
Pada hari-hari seperti sekarang ini sangat susah kita dapati, orang yang akhlak-nya (baca: moralnya) bisa kita contoh untuk dijadikan sebagai teladan. Sebagai penggambaran, kita bisa tengok kejadian
beberapa saat lampau, dimana seorang menteri agama yang sudah bertitel Kyai Haji dan juga hafizh (hafal al Quran) ternyata terlibat korupsi dana abadi umat di lingkungan departemennya.
Ada juga tokoh kyai yang beranjak dari profesi pelantun nada yang kemudian dikenal sebagai kyai “nada dan dakwah”, kita saksikan kepergok memiliki seorang istri (dari kawin siri) di sebuah perumahan. Sebelumnya, beliau sangat getol mengusung gerakan anti goyang inul yang kontroversial. Namun, beberapa saat kemudian, justru dia sendiri yang terjebak dalam isu moralitas yang dipertanyakan.
Apakah dunia mendekati kiamat? Pasti! Mana mungkin waktu kiamat akan menjauh? Sudah pastilah, kiamat pasti akan senantiasa mendekat. Kenapa juga “bang Haji” yang seringkali menyerukan kepada jamaahnya dalam tabligh-tablighnya untuk melakukan kejujuran justru dirinya sendiri yang menyuburkan kedustaan? Kenapa juga “bang haji” tidak jujur mengakui dari awal bahwa “bang haji” memang punya istri dari kawin siri? Ah, dunia…. Sudahlah…
Bukan niat hati untuk memberikan vonis kepada dua “kyai” yang sedikit mendapat ujian tersebut. Hanya saja, ini untuk penggambaran kepada seluruh insan bahwa sangat susah mencari figur yang mampu memberikan keteladanan yang nyata dan riil pada saat ini daripada untaian kata tak bermakna.
Semoga kita bisa menjadi figur yang mampu mengambil keteladanan dari seorang pencuri yang mengurungkan niatnya untuk mencuri karena kejujuran, dan mampu memberikan keteladanan untuk semesta. (Fikreatif)
Ditulis dalam Renungan - Reflection | yang berkaitan: Jujur, Kejujuran, Keteladanan, Kisah Makna, Kisah Teladan, Kyai, Pantun, pantun Nasehat, Renungan, Teladan, ulama | 6 Komentar »
Ditulis oleh amaduq01 di/pada Juli 9, 2008
Ia berjilbab putih
Tangan kecilnya berjuang untuk sebuah harapan
Diantara debu dan asap knalpot
Kadang ia merenung
Membayangkan Esok Harinya
Bermimpi tentang Masa Depan
Ah, Siapa Peduli ?
Sumber di sini
[derap]
Ditulis dalam News Information, Renungan - Reflection, Uncategorized | yang berkaitan: News Information, Renungan | 4 Komentar »
Ditulis oleh amaduq01 di/pada Agustus 4, 2008
Gambar di samping tersebut adalah gambar yang memperlihatkan bahwa orang-orang Yahudi Israel ternyata sejak kecil telah membiasakan anak-anak mereka dengan senjata. Gambar itu gue dapat (copy paste) dari my friend here.
Tak heran jika setelah besar, mereka menjadi serdadu yang haus darah. Mereka anggap nyawa warga Palestina seperti mainan atau binatang.
Tak heran pula bila mereka kelak ketika sudah dewasa dengan gampangnya membantai warga Palestina.
Bayangkan KAWAN…!!!!
Apa yang akan media-media besar tulis jika yang ada pada gambar disamping ini adalah anak-anak Palestina ! ! ! Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam News Information, Propaganda, Renungan - Reflection, Uncategorized | yang berkaitan: anak-anak yahudi, Arab, hamas, Israel, Kafir, palestina, Yahudi, zionis | 7 Komentar »
Ditulis oleh amaduq01 di/pada Maret 16, 2009
Setengah Isi, Setengah Kosong
Seorang staf muda bagian promosi produk pakain dalam wanita diminta oleh pimpinannya untuk melakukan survei pasar di lokasi suku pedalaman. Hal itu dilakukan untuk melihat kemungkinan ekspansi pasar di sana. Hari pertama berada di lokasi membuatnya frustasi karena melihat hampir semua wanita suku pedalaman itu tidak menggunakan pakaian, apalagi pakaian dalam. “Tidak mungkin melakukan ekspansi ke tempat ini!” katanya mantap, lalu ia pun pulang ke kantor pusatnya.
Si pimpinan tidak percaya dan mengirim staf muda lainnya untuk mencari pendapat kedua. Begitu tiba di lokasi, si staf muda yang kedua itu langsung terperangah menyaksikan ada banyak wanita suku pedalaman yang tidak menggunakan pakaian dalam. “Ini kesempatan emas, justru melalui ekspansi pasar inilah membuat mereka semakin beradab!” sergahnya dengan penuh optimisme. Ia pun segera mengubungi kantor pusatnya, menginformasikan bahwa ada ladang baru yang harus digarap. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Artikel Bebas - Free Article, Renungan - Reflection | 4 Komentar »
Ditulis oleh amaduq01 di/pada Maret 8, 2009
Apa Perlu, Kita Memelihara Amarah dalam Diri?
Dua hari lalu, ortu-ku ke Semarang. Rencananya, mereka hendak menjenguk pamanku yang sedang terbaring sakit. Ia terserang Hepatitis. Aku tidak tahu apakah Hepatitis A, B, C, D, atau Z. Mereka berangkat pagi-pagi buta setelah sholat subuh.
Sekitar waktu maghrib, kedua ortu nyampai rumah. Ibuku bilang ke aku, ”Fik, kamu tak bilangin ya. Tadi khan niat ke Semarang mau niat nengok Pamanmu yang sakit khan?”
”ee…, sampai sana malah ibu seperti diprovokasi. Ibu jadi malah marah.”
”Lha kenapa? Kok bisa?”
”Lha gimana tidak, sudah tahu kalau bapak dan ibumu ini mau pergi haji tahun depan tapi masih susah nyari kekurangan uang untuk nglunasinya. Eeee pamanmu malah bilang ke bapakmu agar bapak menghajikan simbahmu. Jalan pikirnya gimana sih..? Apa ga nambah mangkel ibu?”
”Oalah… Lha mbok ya ga usah dipikir dan dimasukin hati. Paman khan emang gitu. Kalau ngomong semaunya seolah tanpa dipikir. Ya biarin aja. Lagian dia juga baru sakit. Anggap saja paman lagi ngigau.”
Dalam kondisi sekarang, ibuku memang kurang suka dengan adik-adik Ayahku. Alasannya, adik-adiknya ayahku dianggap oleh ibuku sudah lupa daratan. Jadi, alkisah memang ayahku anak nomor satu yang bertanggungjawab terhadap adik-adiknya. Sejak beliau SMA, ayah sudah bekerja membantu simbahku bikin baju dan jahitan. Ketika kuliah di Ekonomi UNS (dulu masih Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Negera Surakarta), ayahku nyambi kerja pada seorang dokter sebagai pegawai administrasi. Uang hasil jerih payahnya, tidak hanya untuk biaya kuliahnya semata. Namun selain itu, uang jerih payahnya dibagikan juga kepada adik-adiknya untuk biaya sekolah atau kuliah mereka. Padahal adiknya ada enam orang. Setidaknya, empat orang diantaranya mampu sekolah atas bantuan biaya gaji ayahku. Ketika ayahku menikah, adik-adiknya masih mendapat uang dari ayahku. Hingga pada akhirnya, adik-adik ayahku selesai dengan sekolah atau kuliah mereka, barulah ayahku memberikan penghasilannya secara utuh untuk keluarganya, ibuku. Tindakan ayahku tersebut bertumbal pada kuliahnya di Ekonomi yang harus kandas di tengah jalan. Ayahku yang terhitung mahasiswa pandai harus berhenti kuliah demi adik-adiknya.
Nah, setelah adik-adiknya itu pada akhirnya menikah dan berkeluarga, menurut ibuku, adik-adiknya itu seolah lupa akan perjuangan ayahku. Ibuku yang juga merasakan pahit dan getah tindakan ayahku yang membiayai pendidikan adik-adiknya mungkin merasa sakit hati ketika adik-adiknya lupa akan jasa ayahku. Pamanku yang tinggal di Semarang, jika berkunjung ke Solo, hampir tidak pernah mampir ke rumah ayahku. Sementara bibiku yang tinggal di daerah Sukoharjo juga dianggap tidak pernah berkunjung ke rumahku. Padahal, bibiku hampir secara rutin berkunjung ke rumah pamanku yang di Semarang dan Pati. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Artikel Bebas - Free Article, Diary, Renungan - Reflection, Tulisanku | yang berkaitan: Amarah, Aneh-Aneh, Artikel bebas, Artikel Bebas - Free Article, Emosi, Manajemen Qolbu, Marah, Opini, Renungan, Renungan - Reflection | Leave a Comment »
Ditulis oleh amaduq01 di/pada Februari 4, 2009
Dapat dari email aoron vayedov <radjane_3@yahoo.co.id.
Selamat membaca…!!!
Perang brutal Israel yang dilancarkan ke Jalur Gaza selama 22 hari melekat kuat dalam ingatan anak-anak Gaza. Sedemikian melekatnya, sehingga anak-anak Gaza memaknai susunan abjad dalam alfabet dengan kata-kata yang berkaitan dengan peperangan yang baru saja mereka alami.
Shaimaa, seorang siswi sekolah dasar di Gaza berusia 10 tahun, tidak lagi menuliskan huruf A misalnya, untuk kata “Apple” atau huruf B untuk kata “Ball”. Shaimaa lebih memilik kata “Apache” (jenis helikopter tempur yang digunakan Israel saat menyerang Gaza) untuk huruf A, kata “Blood” (darah) untuk huruf B, kata Coffin (peti mati) untuk huruf C dan kata “Destruction” (kehancuran) untuk huruf D dan seterusnya.
Shaimaa menuliskan koleksi kata-kata semacam itu untuk semua alfabet dalam buku catatannya yang berwarna-warni. Shaimaa bahkan menyatakan, alfabet yang dibuatnya itu harus dipadukan ke dalam kurikulum sekolah karena lebih cocok digunakan untuk belajar sehari-sehari di sekolah.
Hampir semua anak-anak Gaza melakukan hal yang sama dengan Shaimaa. Mereka membuat membuat kata-kata dari susunan alfabet berdasarkan pengalaman mereka melihat dan merasakan sendiri kekejaman Israel dalam perang yang baru saja usai. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Artikel Bebas - Free Article | yang berkaitan: Artikel Bebas - Free Article, Israel, MMI, palestina, Propaganda, Renungan, Renungan - Reflection, ulama, zionis | 4 Komentar »
Ditulis oleh amaduq01 di/pada Januari 2, 2009
“Mereka (muslim) mendiami wilayah yang luas dan sumber daya alam yang kaya. Mereka mendominasi lalu lintas perjalanan dunia. Tanah mereka adalah pusat peradaban dan agama. Mereka memiliki satu keyakinan, satu bahasa, satu sejarah dan satu aspirasi. Tidak ada batas alam yang mampu memisahkan mereka, satu dari lainnya..kalau saja, bangsa mereka bisa tersatukan dalam satu negara, ia akan menggenggam nasib dunia dan memisahkan Eropa dari belahan dunia lainnya. Mengingat betapa pentingnya masalah ini, entitas asing perlu ditancapkan di jantung mereka agar mereka tidak akan pernah bisa bersatu dan menghabiskan energi mereka dalam peperangan yang tidak berkesudahan. Entitas itu juga bisa menjadi alat bagi Barat untuk mendapatkan apa yang sangat dia idam-idamkan.”
(Perdana Menteri Henry Bannerman dalam Laporan Campbell-Bannerman terbit di tahun 1907)
Gaza telah berhasil membuka topeng kemunafikan yang selama ini dikenakan oleh penjajah zionis Israel dalam mengelabui dan menipu masyarakat dunia termasuk di Indonesia. Serangan brutal militer negara Zionis Israel ke Gaza pada hari Sabtu, 27 Desember 2008 merupakan awal bukti kuat sekaligus saksi nyata untuk kesekian kalinya yang membuka topeng manipulasi wajah Zionis Israel.
Gelombang serangan pertama terjadi secara terkoordinasi dalam tempo 3 menit dengan melibatkan 60 jet F-16 menyerang 50 titik target infrastruktur Gaza yang masih tersisa. Gelombang kedua menghancurkan markas HAMAS (perlu diingat bahwa markas tersebut terletak di tengah populasi warga sipil). Dalam satu jam serangan pertama, 155 korban tewas dan jenazah korban terus berdatangan dan memenuhi rumah sakit.
Selama ini, tak sedikit korban mulut manis tindakan dan sikap negara Zionis Israel. Tidak tanggung-tanggung, mulai dari pejabat, intelektual, tokoh nasional, tokoh internasional, pimpinan ormas, budayawan, akademisi, jurnalis, pegawai, pembaca koran, dan masyarakat umum tak luput dari perangkap laba-laba Zionis Israel.
Tanda-tanda mereka yang telah menjadi korban dari topeng manipulasi Zionis Israel dapat dilihat dari gaya hidup, kebijakan yang dihasilkan, kalimat yang keluar dari mulutnya dan tulisan yang dibuatnya senantiasa memuji dan mengagungkan Zionis Israel setinggi langit, sebaliknya mengecam pejuang Palestina yang berupaya melawan dan mengusir penjajah. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Artikel Bebas - Free Article, Tulisanku | yang berkaitan: Artikel Zionis, kemerdekaan, Opini, palestina, PKS, Renungan - Reflection, zionis, Zionisme | Leave a Comment »
Ditulis oleh amaduq01 di/pada Desember 30, 2008
32
RAHASIA ISRAEL YANG TIDAK DIPUBLIKASIKAN :
Ini saya peroleh dari milis KAMMI yang diposting Budi Hidayat <budi_osp@yahoo. com>

1. Tahukah anda bahwa selain ras yahudi, dilarang membeli atau menyewa tanah di Israel?
2. Tahukah anda bahwa setiap ras yahudi yang ada di setiap Negara di seluruh dunia menjadi warga Negara Israel secara otomatis? Sementara warga Palestina yang terlahir di tanah negerinya sendiri sejak puluhan abad yang lalu terus diusir ke luar Palestina?
3. Tahukah anda bahwa penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel harus menggunakan kendaraan dengan cat dan warna khusus untuk
membedakan antara ras yahudi dan non yahudi?
4. Tahukah anda bahwa Yerusalem bagian timur, Tepi Barat, Gaza dan dataran tinggi Golan dianggap oleh masyarakat internasional khususnya barat dan Amerika sebagai kawasan yang dijajah Israel dan bukan merupakan bagian dari Israel?
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Artikel Bebas - Free Article, Propaganda, Uncategorized | yang berkaitan: Illuminati, Jews, News Information, palestina, Rabbi, Rahasia Israel, Secret, The Israel Secret, The Secret, Top Secret, Yahudi, zionis, Zionism | 29 Komentar »
Ditulis oleh amaduq01 di/pada Desember 29, 2008
Ditulis dalam News Information | Leave a Comment »
Ditulis oleh amaduq01 di/pada Desember 29, 2008
Ditulis dalam News Information | 3 Komentar »