Ribuan Orang “Gila” Bugil di Wina
Ditulis oleh Goda-Gado di/pada 12 Mei 2008
| Posted : Senin, 12/05/2008 | 11:23:39 |
Seni adalah dunia kebebasan tanpa batas, mungkin demikian kata orang yang tidak memiliki nilai agama dan etika. Bukan main gilanya orang-orang ini! Tak kurang dari 1.800 orang melakukan adegan telanjang bersama di tempat umum, atau lebih ngetren disebut berbugil ria pada Ahad di Wina, Austria, untuk turut serta dalam karya seniman foto asal AS, Spencer Tunick. Beginilah kondisi moralitas orang-orang barat.
Seniman “edan” tersebut adalah seniman yang biasa membuat foto telanjang massal. Dia mengatur para modelnya di bangku stadion sepakbola Euro 2008. Rencana sebelumnya, para model itu akan difoto di lapangan hijau, namun panitia Euro 2008 mengatakan rumput untuk pertandingan sepakbola sangat berharga, demikian dilaporkan Reuters.
Dengan sikap enteng sang seniman tersebut mengatakan bahwa telanjang massal sangatlah menyenangkan. Dia mengartikan ini sebagai sikap untuk keterbukaan. Anehnya, para peserta alias para model tersebut dengan antusias mengikuti kegiatan “edan” tersebut tanpa merasa risih atau jengah. Kegiatan ini sendiri tidak hanya dihadiri oleh masyarakat Wina saja tetapi juga dari negara lain. Sungguh aneh.
“Ini akan menjadi hal yang menyenangkan. Austria sangat konservatif, kegiatan ini mungkin mendatangkan lebih banyak keterbukaan,” kata Michael (20), warganegara Austria yang sengaja naik mobil selama dua jam untuk menjadi peserta. Model lain datang dari Jerman serta negara lain.
Tunick berbicara dengan para modelnya lewat pengeras suara. Dan dia meminta pria serta wanita menyebar ke berbagai bagian tribun dan berpose dalam beberapa gaya. Para peserta dilarang tersenyum, tertawa, dan harus melepaskan kacamata hitam.
Stadion itu sendiri akan menjadi tuan rumah bagi tujuh pertandingan Euro 2008, yang diadakan di Swiss dan Austria pada bulan Juni.
“Instalasi singkat yang sangat istimewa ini, di mana kami mengundang anda untuk ikut serta, bertujuan untuk menangkap dan mengkombinasikan jiwa olahraga, gelombang dashyat yang megah dari arsitektur stadion, serta hubungan abstrak manusia terhadap struktur modern,” kata Tunick dalam situs web-nya.
Sebelumnya, salah satu aksi terbaru Tunick adalah di gletser Swiss. Di tempat itu, 600 orang telanjang pada suhu sekitar 10 derajat Celsius (50 F) Agustus tahun lalu.
Aksi terbesar berlangsung pada tahun lalu di Kota Meksiko dengan jumlah peserta 18 ribu orang. Setelah pengambilan gambar di Wina, Tunick akan berangkat ke Cork, Irlandia, pada tanggal 17 Juni dan Dublin pada 21 Juni.
Sponsor pemotretan di stadion sepakbola tersebut adalah badan yang mempromosikan pertandingan tersebut serta kereta api Austria, yang memberi tiket gratis untuk para peserta. Para peserta adalah sukarelawan yang akan mendapatkan edisi terbatas dari foto tersebut. Demikianlah akhlak orang-orang yang sudah mendambakan seni sebagai Tuhan dan meninggalkan moralitasnya sebagai manusia.
Tunick dalam konferensi pers di Wina pada pekan lalu menyebutkan peraturan di Amerika Serikat membuat ia sukar melakukan pengambilan gambar.
“Kerja saya jadi agak tegang dan gugup. Sulit bagi saya untuk mendapatkan izin di AS,” katanya. (fkr/ant)


























antown berkata
Tunick memang sudah terkenal, beberapa karyanya saat dia melakukan pemotretan juga sudah diupload di youtube.
sorjanis berkata
Kapan yach Tunick main ke Indonesia???
crash berkata
mereka mirip babi
crash berkata
mereka seperti babi
Rese Marisehe berkata
yang pasti babi ga bs spt mrk
ir-one berkata
gila beneran tuch orang”””
refan berkata
lebih hina dari binatang….
anan berkata
hihihi
ERIK berkata
EDUN WEUI,ORANGBARATMAH DAH GA PUNYA KEMALUAN!BUKTINYA PADA TELANJANG MASAL GITU,EMANG GILA BROO….HE.HE…HE..