Agresor Zionis Israel Dalam Untaian Kata
Ditulis oleh Goda-Gado di/pada 2 Januari 2009
“Mereka (muslim) mendiami wilayah yang luas dan sumber daya alam yang kaya. Mereka mendominasi lalu lintas perjalanan dunia. Tanah mereka adalah pusat peradaban dan agama. Mereka memiliki satu keyakinan, satu bahasa, satu sejarah dan satu aspirasi. Tidak ada batas alam yang mampu memisahkan mereka, satu dari lainnya..kalau saja, bangsa mereka bisa tersatukan dalam satu negara, ia akan menggenggam nasib dunia dan memisahkan Eropa dari belahan dunia lainnya. Mengingat betapa pentingnya masalah ini, entitas asing perlu ditancapkan di jantung mereka agar mereka tidak akan pernah bisa bersatu dan menghabiskan energi mereka dalam peperangan yang tidak berkesudahan. Entitas itu juga bisa menjadi alat bagi Barat untuk mendapatkan apa yang sangat dia idam-idamkan.”
(Perdana Menteri Henry Bannerman dalam Laporan Campbell-Bannerman terbit di tahun 1907)
Gaza telah berhasil membuka topeng kemunafikan yang selama ini dikenakan oleh penjajah zionis Israel dalam mengelabui dan menipu masyarakat dunia termasuk di Indonesia. Serangan brutal militer negara Zionis Israel ke Gaza pada hari Sabtu, 27 Desember 2008 merupakan awal bukti kuat sekaligus saksi nyata untuk kesekian kalinya yang membuka topeng manipulasi wajah Zionis Israel.
Gelombang serangan pertama terjadi secara terkoordinasi dalam tempo 3 menit dengan melibatkan 60 jet F-16 menyerang 50 titik target infrastruktur Gaza yang masih tersisa. Gelombang kedua menghancurkan markas HAMAS (perlu diingat bahwa markas tersebut terletak di tengah populasi warga sipil). Dalam satu jam serangan pertama, 155 korban tewas dan jenazah korban terus berdatangan dan memenuhi rumah sakit.
Selama ini, tak sedikit korban mulut manis tindakan dan sikap negara Zionis Israel. Tidak tanggung-tanggung, mulai dari pejabat, intelektual, tokoh nasional, tokoh internasional, pimpinan ormas, budayawan, akademisi, jurnalis, pegawai, pembaca koran, dan masyarakat umum tak luput dari perangkap laba-laba Zionis Israel.
Tanda-tanda mereka yang telah menjadi korban dari topeng manipulasi Zionis Israel dapat dilihat dari gaya hidup, kebijakan yang dihasilkan, kalimat yang keluar dari mulutnya dan tulisan yang dibuatnya senantiasa memuji dan mengagungkan Zionis Israel setinggi langit, sebaliknya mengecam pejuang Palestina yang berupaya melawan dan mengusir penjajah.
Dunia dengan hampir seluruh manusia yang hidup di dalamnya mengarahkan jari telunjuknya ke arah HAMAS sebagai penyebab berlarut-larutnya perdamaian di timur tengah. Hamas dituduh sebagai pihak yang menjadi biang keonaran di Palestina. Publik dunia pun tak sedikit yang berpendapat mengikuti arah fikir kaum Zionis. Setiap tindakan dan aksi militer yang dilakukan oleh Hamas selalu dikatakan sebagai tindakan “terorisme”. Tentunya makna “terorisme” yang diartikan oleh kaum Zionis Israel dengan setiap upaya yang menghambat gerakan Zionisme Yahudi. Itulah makna “terorisme” bagi mereka.
Israel membenarkan aksinya sebagai tanggapan terhadap tingkat serangan roket terhadap wilayahnya yang diluncurkan dari Gaza. Menlu Israel Tzipi Livni membela serangan udara ini dengan berkata dalam siaran TV,” Israel tidak punya pilihan. Kami melakukan apa yang kami harus lakukan untuk melindungi warga kami.” Israel menuduh HAMAS, yang memenangkan pemilu 18 bulan lalu dan didukung oleh Iran, sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap serangan roket ini.
Israel memang selalu mengkambinghitamkan HAMAS sebagai kelompok Islam radikal yang bertujuan menghapus Israel, padahal Israel telah memblokade Gaza sejak lama. Secara rutin, Israel menutup jalur penyeberangan perbatasan menuju Gaza, yang berakibat pada kelaparan massal. Dalam sebulan terakhir, penyeberangan menuju ke Gaza dibuka selama 5 hari saja. Perwakilan PBB untuk Gaza menggambarkan situasi yang menyedihkan sebagai berikut,” Tiap hari adalah perjuangan untuk tetap bertahan hidup. Warga benar-benar kelaparan. Semua serba kekurangan, termasuk makanan yang sempat habis selama dua hari, dan fakta yang semakin memburuk yang bisa berakhir kepada kepahitan… kami berusaha keras mencari alasan untuk memiliki harapan yang realistis.”
Sebaliknya, setiap aksi militer yang dilakukan oleh Israel akan disebut sebagai upaya pembelaan diri dalam mempertahankan kedaulatan negerinya. Mulut manis Zionis ini telah banyak memakan korban termasuk dari kalangan para pemimpin muslim. Sampai hari ini, tidak ada upaya riil dan kongkret yang dilakukan oleh pemerintahan-pemerintahan negara-negara muslim sebagai wujud solidaritas dan pembelaan kepada Hamas dan para pejuang muslim Palestina. Bahkan, mereka menganggap Israel bukanlah penyebab utama kekerasan di Palestina muncul.
“Negara-negara Arab seharusnya menghindari main hakim sendiri dengan hanya menyalahkan Israel atas serangan ke Gaza jika mereka menginginkan Dewan Keamanan PBB mengakhiri kekerasan di Gaza,” demikian kata Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Aboul Gheit.
PM Inggris Gordon Brown dalam wawancara dengan BBC mengatakan bahwa ia ’sangat prihatin’ dan mengatakan bahwa milisi Palestina harus menghentikan serangan roket terhadap Israel, meskipun Palestina adalah pihak yang diserang dan Muslim dibantai.
Harian Al Quds Al Arabi yang berpusat di London juga melaporkan bahwa Mesir tidak akan memprotes serangan Israel, yang bertujuan untuk menjatuhkan pemerintahan Hamas di Gaza. Di samping itu keberadaan Tzipi Livni di ibukota Mesir adalah suatu peristiwa yang tidak biasa karena umumnya Hosni Mubarak menemui pejabat Israel di kawasan wisata Sharm el-Sheikh.
Dalam wawancara dengan Al-Jazeera, Azzam Tamimi, direktur Institut Pemikiran Politik Islam (Institute of Islamic Political Thought) dan pakar masalah Palestina, menggambarkan pengamatannya sebagai berikut, ” Saya duga operasi militer ini tidak hanya terbatas tapi juga berusaha untuk mengganti penguasa di Gaza, kalau tidak, kenapa Israel juga mentargetkan jajaran kepolisian? Yang menembakkan roket di Israel bukanlah para polisi dan polisi bertugas untuk menjaga keamanan di Gaza. Operasi ini ditujukan untuk menciptakan kekacauan dan kemungkinan besar Mesir dan Ramallah berkolusi dalam hal ini. Tidak mungkin berani Israel melancarkan serangan dalam skala sebesar ini tanpa adanya ijin dari kalangan tertentu, seperti Amerika, Eropa, dan juga Mesir dan Ramallah.”
Persepsi dikalangan para pemimpin Arab, terbentuk dengan berbagai informasi, adanya kunjungan pemimpin Hamas, seperti Khaled Mish’al ke Teheran, dan komitmen bantuan yang mereka berikan kepada Hamas. Inilah faktor yang menyebabkan para pemimpin Arab dalam satu barisan dengan Israel, menghancurkan Hamas. Para pemimpin Arab,yang umumnya, tidak popular di negaranya masing-masing, tidak ingin Hamas ini menjadi sebuah model. Dan, tidak ingin pengaruh Hamas, yang notebene merupakan refleksi Gerakan Ikhwan ini, menyebar ke selulruh kawasan.Maka, sebelum menjadi sebuah kekuatan politik dan milier yang tangguh, maka harus dihancurkan secara menyeluruh.
Langkah terakhir, sebelum hari ‘H’ penyerbuan, nampaknya sudah disampaikan kepada Presiden Mesir, Hosni Mubarak di Cairo, ketika Menlu Israel, Tzipi Livni berkunjung ke negara Piramid itu. Tentu, Barat (Amerika dan Uni Eropa), tak menginginkan tumbuhnya kekuatan radikal sekecil apapun, karena dapat menganggu stabilitas di kawasan itu, bagi kepentingan Barat di Timur Tengah, terutama minyak.
Pembantaian ini adalah buah persongkolan antara para pemimpin Israel, Arab, dan Barat, yang memang tidak menginginkan Hamas tetap ada. Kita doakan kaum muslimin di Palestina, mereka akan berhasil menghadapi makar musuhnya.
Serangan membabi buta yang menghancurkan dan meluluh lantakkan Gaza telah melengkapi penderitaan rakyat Palestina, karena hingga saat ini Zionis Israel masih menerapkan Blokade tarhadap Gaza dan sudah berlangsung dua tahun. Tidak ada satu negarapun yang mampu mencabut blokade tersebut termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sungguh sangat ironi!
Akibat blokade, 80% masyarakat Gaza hidup dalam kegelapan setiap hari karena tidak ada aliran listrik, 150 jenis obat yang dibutuhkan mereka yang sakit sudah tidak ada lagi dan persediaan obat yang ada makin menipis, 80% pabrik roti sudah tutup karena tidak ada lagi gandum yang tersedia, bahkan ada keluarga dengan delapan orang anak tidak lagi makan sebagai mana layaknya, sehingga untuk mempertahankan hidupnya harus makan rumput, makanan yang seharusnya diberikan kepada kambing atau sapi, akan tetapi saat ini sudah menjadi makanan di Gaza.
Sungguh! Sungguh saat ini kaum muslimin telah benar-benar menjadi buih di tengah lautan. Bahkan, kaum muslimin yang seharusnya menjadi singa padang pasir telah menjelma menjadi kambing congek di tengah kawanan serigala-serigala kelaparan. Lantas, apa saja yang bisa kita lakukan dari lokasi pembantaian yang berjauhan dengan mereka? Perlawanan senjata hampir merupakan sebuah tindakan gegabah yang kurang efektif dilakukan saat ini di negeri yang jauh dari medan konflik bersenjata. Aksi-aksi demonstrasi dan kecaman hampir tidak dimuat berita karena lebih suka meliput gelanggang menuju pemilu dan kompetisi memperoleh tahta di bumi Indonesia. Kalaupun ada, aksi-aksi tersebut hanya menjadi penghias headline-headline koran semata demi mendapat oplah berkala. So, what should we do?
Sebuah fakta data nyata terpampang di depan mata. Di Eropa, seruan untuk membantu Israel diserukan secara terang terangan, di pusat-pusat jual beli, supermarket, restoran, dll. Ppemilik usaha cafe Starbucks telah menyatakan secara resmi akan meningkatkan jumlah bantuannya kepada Israel. Seperti yang telah banyak diketahui, Starbucks telah membantu Israel secara rutin sebesar 2 Milyar dolar setiap tahunnya.
Perusahaan rokok Philip morris dengan produk paling terkenalnya Marlboro termasuk Sampoerna di Indonesia, sudah rutin memotong 12% dari keuntungan hariannya yang langsung ditransfer ke rekening pemerintah Israel. Sedangkan secara perhitungan, para perokok produk Philips Morris di negara negara umat Islam mencapai 100 juta dolar. Ini berarti, secara tidak langsung, umat Islam perokok di dunia ikut menyumbang 12 juta dolar setiap pagi ke rekening Israel.
Jika dihitung sebuah pesawat F-16 berharga 50 juta dollar, maka umat Islam perokok di dunia telah menyumbang sebuah pesawat F16 bagi Israel setiap 4 hari sekali.
Lantas, apakah kita masih akan ber-bakhil dengan harta kita untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza? Jika kita masih enggan untuk mengeluarkan uang kita untuk membantu saudara kita di Gaza sekarang, setidaknya menghentikan sumbangan kita melalui produk-produk pendukung Israel adalah tindakan bijaksana dan nyata. Diantara produk-produk itu adalah Starbucks Cafe, Mc Donalds, Burger King, Kentucky Fried chicken, Pizza hut, Coca Cola, Pepsi cola, Marlboro, dan Sampoerna.
Insya Allah, jika kita sudi menghentikan konsumsi semua produk pendukung eksistensi Israel itu, maka setidaknya kita akan membantu kehancuran mereka dengan kerugian ekonomi sebesar 8.6 milyar. Wallahu a’lam.
Berikut Daftar Produk Dunia Yang Diboikot Oleh Para Ulama:
• KFC
• Arbys
• McDonalds
• McBurger
• Pizza Hut
• Chilies
• Hardees
• Paridies
• Pizza Little Sitzer
• Jack in the Box
• A&W
• Kantez
• Baskin Robbins
• Wimpy
• Dominos Pizza
• Texas
• Slizer
Produsen Makanan & Minuman AS:
Minuman:
• Pepsi dan anak perusahaannya: Mirinda dan 7up
• Coca-Cola dan anak perusahannya (Anda kalau membaca tulisan Cola-cola dari belakang botol, akan tertulis: no Muhammad, no Mecca)
• Sprite dan Fanta
• Produk Hanes and Crystal: Mayonnaise, Kecap
• California Garden and Warner & Lambert
• T-Shirt, Sepatu: Semua baju dan sepatu merk Nike (pernah tertulis kata “Allah” dalam sebuah produknya), Adidas, Kate dan Calvin Klein
• Peralatan Listrik : Power, Union Air, Clifinitour , Admiral, Harmony, Alaska, Duncan, Motorola, Alcatel.
• Baterei: Everydy, Energizer dan Doorsill
• Mobil: Ford, Chrysler, Hammer, Chevrolet, Puck Dan Semua produk General Electric
Perusahaan-Perusahaan AS yang mendanai Zionisme Internasional:
• A & M FOODS A & W BRANDS
• CAMACHO, INC .
• ZEREGA’S SONS
• PANZA & SONS
• A.E. STALEY MANUFACTURING COMPANY
• A.J. ALTMAN
• A.L. BAZZINI CO
• A ARHUS, INC ABBA
• AB BEIJER COMPANY
• ABCO LABORATORIES
• ABEL & SCHAFER
• ABELES & HEYMANN
• ABRAHAM’S NATURAL FOOD
• ACCRU PAC GROUP ACE BAKING CO .
• ACIME SMOKED FISH CORP
• ADAMS VEG. OILS
• ADAM MILLING
• ADRIENNE’S GOURMET FOODS
• ADVANCED SPICE & TRADING
• AG PROCESSING
• AGRO FOODS
• AIR PRODUCTS & CHEMICALS,INC
• AJINOMOTO, U.S.A
• AK PHARMA, INC
• AKZO & PACIFIC OLEOCHEMICALS
• ALBERTO-CULVER COMPANY
• ALBRIGHT & WILSON CO .
• ALCAN FOIL PRODUCTS
• ALEX FRIES & BROS .
• ALGOOD FOOD COMPANY
• ALL STAR FOODS
• ALLE PROCESSING LLEN FOOD PRODUCTS
• ALLFRESH FOOD PRODUCTS
• ALLIED CUSTOM GYPSUM COMPANY
• ALLIED FOOD DISTRIBUTORS
• ALLTECH ALEO FARMS
• ALTA DENA
• ALUMAX FOILS Bahan-bahan Kimia dan pembersih: 1. PT. Procter and Gamble (memproduksi: Oloiez, Pampers, Ferry, Downy, Ariel, Tide, Head and Shoulder, Pantene, Camay, Zeset, Mack Factor, Carmen) 2. PT. Johnson & Johnson (memproduksi: Shower to Shower, Cream Johnson) 3. Nectar 4. Avon 5. Revlon 6. Gardena 7. Pasta gigi Corset Alat Tulis: Bulpen merk Shiver, Parker dan Hear Bank Amerika: Bank America International, American Express, Bank of America, Bank of New York Lain-lain: Rokok AS seperti: Marlboro, Kant, Janstown, Lark, Merit, Gold Cost, Carlton, LM, More. (Fatwa Majelis Ulama Palestina-Sumber: al Markaz al Filistini lil I’lam)
(fikreatif)

























